SHJ 2X9.84SKY 2X9.84
Untuk memahami Islam secara sungguh-sungguh, kita dituntut bukan saja mengkaji sisi-sisi normatifnya tetapi juga empiriknya. Mengkaji sisi empirik berarti menyimak secara kritis pengalaman umat Islam dalam kehidupan nyata. Karena itu, ilmu-ilmu sosial dan humaniora, betapapun kurang memuaskan, akan tetap berguna bagi pemahaman Islam. Dengan kata lain, pemahaman tekstual dan kontekstual merupaka…
Anda mungkin sudah tahu, siapa Einstein. Seorang ahli fisika dan matematika terbesar sepanjang abad, penerima hadiah nobel. Dialah penemu teori relativitas yang spektakuler, tapi teori relativitasnya tidak dengan serta merta mudah dipahami, bahkan oleh ahli fisika sekalipun. Tetapi, tahukah anda bahwa Einstein pernah mencari eksistensi Tuhan sebagai fungsi matematika dengan besaran-besaran fisi…
Hukum Islam tidak memberikan batasan bagi satu metode tertentu untuk memilih dan mengangkat kepala negara. Kenyataan ini bukan kebetulan tapi ini tentu didasari tujuan yang agung, yakni agar tidak menjadi kesulitan (haraj) bagi umat manusia. Agar manusia dapat memilih pemimpin mereka berdasarkan metode yang sejalan dengan tuntutan zaman dan waktu, selama tidak keluar dari batas syariat. Materi …
Bibl. hlm. 353-372Ind. hlm. 373-378SHJ
JA:Ad-Din wa ad-daulah wa tathbiq asy-syari'ah
Sejarah mencatat, kaum muslimin pernah dominan di sepenggal masa. Itulah saat peradaban manusia berkembang pesat, kedamaian merebak luas, keadilan menjadi panglima, dan kebajikan mendunia. Kala itu, umat Islam membawa obor penerangan. di tangan merekalah kunci kebaikan. Semua hal indah itu kini tinggal kenangan. Lihatlah bagaimana nasib umat Islam sekarang. Betapa tertinggalnya dari umat lain. …