Buku ini menyuguhkan refleksi yang membumi. Ia tidak berbicara tentang meditasi di puncak gunung atau ruang yoga yang hening, tetapi tentang cara menemukan damai di tengah rapat daring, antrean panjang, atau lalu lintas kota. Mindfulness dalam buku ini adalah praktik sehari-hari: menarik napas dengan sadar, merasakah langkah, mendengarkan diri, dan memberi ruang bagi perasaan tanpa menghakiminya.