Buku ini mengajak kita sejenak keluar dari collective effervescence-nya Emile Durkheim- untuk melongok di balik gemerlap dan warna-warni mempesona komunikasi kita sehari-hari dengan ringan. Karena komunikasi bukan sekedar cara merangkai pesan dan merancang media, tetapi juga cerita mengenai makna.
Komunikasi, media dan masyarakat sebagai kumpulan tulisan bertajuk takrif di harian umum Pikiran Rakyat ibarat tiga dimensi kehidupan yang saling merangkai dan utuh. Tulisan disajikan ringan tapi berbasis fakta dan telaah atas dasar rujukan, konsep dan hasil penelitian. Artinya, tulisan ini bukan sekedar ekspresi akal lumrah (common sense), namun disertai verifikasi empiris. Tulisan seperti iniā¦