JA:Feminism and Islam Fundamentalism the limits of postmodern analysis
Perempuan dalam Islam bukan sekedar objek hukum, melainkan subjek aktif dalam kehidupan sosial dan spiritual. Buku ini menyoroti bagaimana hukum Islam memandang perempuan dalam dinamika modern: dari hak atas pendidikan, karier, hingga ruang politik dan kepemimpinan. Dengan pendekatan fiqh lintas mazhab yang moderat dan berpijak pada nilai keadilan gender, buku ini menghadirkan refleksi mendala…
Buku kategori hukum islam yang berjudul Fikih Perempuan dan Isu-Isu Keperempuanan Kontemporer dalam Islam merupakan karya Luciana Anggraeni, Hilya Asfara Mahila, Samsul Dluha, Hidayatullah Akbar, Fadhillah Shahri [dan 5 lainnya]. Buku ini disusun untuk menyajikan beberapa isu-isu keperempuanan kontemporer yang perlu dikaji ulang untuk memahami fikih perempuan menggunakan worldview Islam. Bebera…
Buku ini mampu membaca dan memetakan berbagai ketimpangan hubungan laki-laki dan perempuan melalui berbagai ragam referensi secara teliti dan kritis. Bahasan tentang kepemimpinan shalat perempuan, khitan, batas aurat, memilih pasangan dalam hidup (nikah), kepemimpinan politik perempuan, dan sebagainya yang ada dalam buku ini akan memperluas cakrawala pandang kita tentang betapa utamanya fiqh, y…
Di atas landasan konstruksi sosial patriarkis, al-Qur’an hadir. Sekalipun demikian, pembacaan komprehensif atas teks-teks al-Qur’an sangat diperlukan menuju konstruksi sosial-budaya baru yang lebih beradab, egalitarian, dan berkeadilan. Buku ini merefleksikan tentang betapa pentingnya membaca sekaligus memahami ayat-ayat al-Qur’an dengan pendekatan yang luas agar tidak terperangkap dalam …
Buku ini ditulis berdasarkan hasil penelitian serta membahas tentang pengantar topik kesehatan mental maternal (maternal mental health), kecemasan pada ibu, baby blues syndrome/postpartum blues, depresi postpartum, postpartum psychosis, hingga screening pada maternal mental health.
Pembahasan dalam buku ini antara lain:perempuan dalam AlQuran, penjelasan tema buku ini, perempuan dalam pandangan Alquran, hakikat manusia: bukan pria dan bukan perempuan, perempuan dalam ‘irfan, figur-figur perempuan yang memiliki maqam ‘irfani, perempuan dalam perspektif burhan (argumen rasional), menjawab beberapa masalah dan riwayat kontroversi.