Buku karya Aksin Wijaya yang ada di tangan pembaca ini merupakan model kegelisahan “baru” akan dominasi nalar Arab dalam teks keagamaan, dalam hal ini al-Qur’an. Dikatakan “kegelisahan baru” mengingat pikiran-pikiran yang dilontarkan turut “mempermasalahkan” mushaf Utsman yang oleh sebagian besar pengkaji al-Qur’an justru tidak lagi dipermasalahkan. Sederet pemikir kontemporer, …