UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pendidikan Islam Sebagai Strategi Transformasi Budaya
Penanda Bagikan

Buku Tercetak

Pendidikan Islam Sebagai Strategi Transformasi Budaya

Khozin - Nama Orang;

Memperbincangkan pendidikan, tentu tidak lepas membicarakan manusia dengan segala dimensinya. Dari mana asal muasal pendidikan itu? Jawabannya, dari dimensi wahyu, pendidikan agama berasal langsung dari Allah karena Dia yang mendidik manusia melalui hati (ruhani, nurani)-nya. Hati (ruh) manusia dari Allah dibimbing oleh Allah dan mesti kembali kepada-Nya. Namun karena manusia juga mewarisi sifat-sifat Adam yang berasal dari tanah (hawa, nafsu, dunia, setan) maka manusia hatinya jatuh ke lembah hitam (kafir). Di sinilah peran pendidikan agama Islam (objek materi) yang dijalankan oleh para nabi dan rasul yang diteruskan kepada ulama untuk mengajarkan dan mengingatkan kepada manusia. Substansi pendidikan pada manusia sudah ada sejak manusia berada di bumi. Praktik pendidikan zaman nabi—atau yang dikenal sekarang ini pendidikan formal—adalah dalam makna substansinya. Nabi berperan sebagai guru, sabdanya sebagai kurikulum, sahabat sebagai murid atau siswa, dan masjid atau rumah nabi sebagai institusinya.
Peran nabi adalah menciptakan budaya islami dan mentransformasikan budaya tersebut kepada masyarakat yang masih berbudaya Jahiliyah. Dalam istilah kenabian mengajak umatnya dari kegelapan menuju ke suasana/ alam terang benderang (penuh petunjuk). Proses transformasi budaya ini melingkupi segala dimensi kehidupan manusia, seperti pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, dan politik agar dipelihara dan dilestarikan. Manusia sebagai pelaku “the doer” memegang kunci dari segala munculnya harapan atau kegagalan; kebaikan, kebajikan, atau keburukan.


Ketersediaan
#
UIN SATU Tulungagung 297.07 Kho p c.1
202201490
Tersedia
#
UIN SATU Tulungagung 297.07 Kho p c.2
202201491
Tersedia
#
UIN SATU Tulungagung 297.07 Kho p c.3
202201492
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.07 Kho p
Penerbit
Malang : Literasi Nusantara., 2021
Deskripsi Fisik
xx, 164 hlm, 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-329-404-1
Klasifikasi
297.07
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung merupakan pusat sumber informasi akademik yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?