Buku Tercetak
Menyingkap Mafia Peradilan
Di Indonesia, law enforcement dapat diibaratkan bagi menegakkan benang basah. Berbagai persoalan, terutama korupsi menjadikan penegakkan hukum hanya slogan dan pidato kosong. Kenyataannya di lapangan menunjukkan hukum bukan lagi keadilan, tetapi hukum identik dengan “uangâ€. Hukum dan keadilan bisa dibeli. Akhirnya pengadilan tak ubahnya seperti balai lelang. Siapa yang menang tergantung jumlah penawaran. Pemenangnya tentu saja adalah yang mampu memberikan penawaran tertinggi. Bahkan tak urung pengadilan malah melebihi balai lelang. Kalau penawaran dalam lelang tertutup, di pengadilan tawar menawar dilakukan dalam sidang terbuka.
Buku ini menelisik dengan tajam dan akurat ikhwal pola dan praktik kejahatan di wilayah pengadilan. Buku yang mengungkap tentang seluk beluk mafia peradilan. Dari buku ini penulis berusaha untuk membuka mata kita semua bahwa ‘mafia peradilan’ melibatkan banyak pelaku dan sekaligus akan menimpa setiap orang yan tak berhati-hati hendak mencari keadilan di lembaga peradilan.
Tidak tersedia versi lain