Buku Tercetak
Fiqh HAM: Ortodoksi dan Liberalisme Hak Asasi Manusia dalam Islam
Kehadiran fiqh ortodoksi HAM yang dalam buku ini diwakili oleh Abu Al-A’la Al-Maududi yang berupaya mengkampanyekan bahwa konsep HAM yang dimiliki Islam merupakan konsep HAM yang jauh lebih humanis ketimbang HAM yang dikampanyekan dan distandarkan oelh Barat. Pun sebaliknya kehadiran fiqh liberalisme HAM yang dalam buku ini diwakili oleh Abdullah Ahmad An-Na’immerupakan kelompok Islam yang ingin memperjuangkan bahwa HAM Islam harus mengikuti standar HAAM yang dimiliki oleh Barat.
Standarisasi fiqh liberalisme HAM An-Na’im berangkat dari pandangan yang menjadikan manusia sebagai ukuran dari segala sesuatu. Oleh karena itu, fiqh liberalisme HAM bersifat antroposentris dan sekuler. Hal ini berbeda dengan konsep yang ditawarkan fiqh ortodoksi HAM Al-Maududi. Pembicaraan mengenai HAM Al-Maududi mengarah pada hak-hak yang diberikan oleh Allah sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Oleh karena itu, HAM perspektif al-Maududi menganut pandangan yang bersifat teosentris.
Tidak tersedia versi lain