Buku Tercetak
Praktikum Qira'at: Keanehan Bacaan Alquran Qira'at Ashim dari Hafash
Membaca Alquran memang berbeda dengan membaca tulisan Arab lain, karena menyangkut dua hal. Pertama, berkaitan dengan bacaan yang dibenarkan Rasulullah. Kedua, tulisan Alquran diletakkan pada masa Khalifah Utsman bin Affan dan perkembangan perbaikan setelahnya. Buku ini berisikan keanehan-keanehan bacaan Alquran menurut qira’at Imam Ashim melalui muridnya bernama Hafash. Maksud keanehan adalah bacaan yang tidak sesuai dengan kaidah tulisan yang berlaku pada tulisan bahasa Arab pada umumnya. Sedang Imam Ashim adalah salah satu dari Imam tujuh dalam membaca Alquran yang biasa disebut dengan Qira’ah Sab’ah. Imam Ashim inilah yang diikuti qira’atnya oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu, selayaknya seluruh umat Islam Indonesia mampu menguasai bacaan Imam tersebut.
Tidak tersedia versi lain