Jurnal
Integrasi Ilmu dan agama Studi atas paradigma integratif-interkonektig UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
ABSTRACT : Penelitian ini berangkat dari polemik tentang integrasi ilmu dan agama yang tak kunjung selesai. Di tengah-tengah polemik tersebut, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta menjadikan paradigma integratfi-interkonektif sebagai basis pengembangan keilmuan yang mengintegrasikan ilmu dan agama. Penelitian ini akan menjawan dua permasalahan yaitu : bagaimana paradigma integratif-interkonektif sebagai payung keilmuan UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta serta implementasi paradigma tersebut ke dalam penyusunan kurikulum. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis interaktif, penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, secara epistemologis, paradigma keilmuan UIN Sunan Kalijaga yang dikenal dengan paradigma integratif-interkonektif merupakan pengemabangan dari epistemologi bayani, irfani dan burhani yang digagas oleh al-Jabiri.
Tidak tersedia versi lain