UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi

Pendidikan Seks Remaja dalam Keluarga menurut Perspektif Islam

Asnawi, Imam - Nama Orang;

PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM KELUARGA MENURUT PERSPEKTIF ISLAM

Asnami, Imam. 2012, Pendidikan Seks Remaja dalam Keluarga Menurut Perspektif Islam, Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung, dibimbing oleh Prof. Dr. H. Imam Fuadi, M.Ag
Kata-kata kunci: pendidikan seks, remaja, keluarga, perspektif Islam
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya problem yang akhir-akhir ini mendominasi kehidupan masyarakat, problem itu sangat terkait dengan akhir-akhir ini pergaulan remaja (laki-laki dan wanita) sudah sangat mengkhawatirkan, sudah sangat keblabasan dan kelewat batas. sudah saatnya pendidikan seks diajarkan kepada anak sedini mungkin. Sejak ia menginjak usia sekolah dasar. Anak-anak dan remaja harus mulai diberi pendidikan seks yang baik dan benar, dengan demikian akan menjadikan anak menjaga diri dan menanamkan aqidah islamiyahnya sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits, sehingga terbebas dari pergaulan bebas yang nantinya menjadi anak berakhlakul karimah.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini, 1) Bagaimana pendidikan seks dalam pandangan Islam? 2) Bagaimanakah muatan pendidikan seks remaja dalam keluarga perspektif Islam? 3) Bagaimana prospek dan kendala pendidikan seks remaja dalam keluarga perspektif Islam?
Jenis penelitian dalam tulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber data yang digunakan adalah bahan dokumentasi. Adapun teknik analisa data menggunakan metode deduktif, induktif dan Content analysis (kajian isi) yaitu teknik apapun yang digunakan untuk menarik kesimpulan yang replikatif dan sahih dari data atas dasar konteksnya.,
Kesimpulan yang diperoleh:1) Pendidikan seks di dalam Islam merupakan bagian integral dari pendidikan akidah, akhlak, dan ibadah. Terlepasnya pendidikan seks dengan ketiga unsur itu akan menyebabkan ketidakjelasan arah dari pendidikan seks itu sendiri, bahkan mungkin akan menimbulkan kesesatan dan penyimpangan dari tujuan asal manusia melakukan kegiatan seksual dalam rangka pengabdian kepada Allah. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan seks tidak boleh menyimpang dari tuntutan syariat Islam. Pendidikan seks diperlukan agar remaja mengetahui fungsi organ seks, tanggung jawab yang ada padanya, halal haram berkaitan dengan organ seks dan panduan menghindari penyimpangan dalam prilaku seksual mereka sejak dini. 2) Pendidikan seks secara islami dilakukan secara bertahap harus sesuai dengan beberapa pertimbangan. Pertama, tingkat pertumbuhan dan perkembangan wawasan anak, kedua, jenis kelamin. Karena kedua jenis ini akan berbeda kematangannya pada masalah seks. Muatan pendidikan seks yang perlu diajarkan pada remaja adalah: a) organ reproduksi, b) identifikasi baligh, c) kesehatan seksual dalam Islam, d) penyimpangan seks, e) dampak menyimpangan seksual, f) kehamilan, g) persalinan, h) nifas, i) bersuci, j) yang merangsang, k) ketimpangan dalam reproduksi, dan l) pernikahan, 3) Prospek yang jelas mengenai pendidikan seks adalah menyiapkan dan membentuk manusia dewasa yang dapat menjalankan kehidupan yang bahagia, dapat mempergunakan fungsi seksualnya dengan baik dan dapat bertanggung jawab terhadap seksnya baik dari segi individu, sosial dan agama. Pendidikan seks mendapat kendala terbangunnya image bahwa seks identik dengan mesum dan norak merupakan kendala awal terhadap keberlangsungan pendidikan seks. Hal ini didukung dengan pola piker yang sangat tradisional, fanatisme sempit dan keterbelakangan. Image ini terbangunkan karena pemahaman bahwa aurat-fisik saja harus ditutup rapat, apalagi aurat-non fisik (seks) yang sangat rahasia sifatnya, sehingga tidak perlu dijadikan bahan perbincangan. Semua itu akan dikikis dengan memahami perlunya kesehatan reproduksi sebagaimana paparan pada bab sebelumnya.


Ketersediaan
#
UIN SATU Tulungagung T-2012 Asn PAI
T-2012/PAI/127
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
#
UIN SATU Tulungagung T-2012 Asn PAI
T-2012/PAI/128
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
T-2012 Asn PAI
Penerbit
Tulungagung : STAIN Tulungagung., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X7.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan seks
Pendidikan Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung merupakan pusat sumber informasi akademik yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?