Skripsi
Strategi orang tua dalam mendidik akhlakul karimah anak usia dini di Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “ Strategi Orangtua dalam Mendidik Akhlakul Karimah Anak Usia Dini di Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung†ini ditulis oleh Anik Wahyuni, 2011, NIM: 3211073042, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung, dibimbing oleh Abdul Aziz M.Pd.I
Kata Kunci: Strategi, Akhlakul Karimah, Anak Usia Dini
Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih adanya warga desa Ngunggahan yang masih belum mengetahui bagaimana cara untuk mendidik akhlakul karimah anak sejak usia dini, sehingga masih ada Orangtua warga Ngunggahan yang mempercayakan pendidikan akhlak anaknya hanya dari sekolah dan tidak jarang juga anak-anak di desa tersebut yang memiliki akhlakul madzmumah (akhlak tercela). Hal ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar mereka berharap agar para orangtua lebih memperhatikan lagi pendidikan akhlakul karimah anaknya dari usia dini.
a. Rumusan Masalah dalam Skripsi ini adalah; (1) Bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui Uswatun Hasanah di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung? (2) Bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui nasihat di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung? (3) Bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui hukuman di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung?
b. Tujuan penelitian, berdasarka rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian ini adalah: ; (1) Untuk mengetahui bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui Uswatun Hasanah di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung? (2) Untuk mengetahui bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui nasihat di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung? (3) Untuk mengetahui bagaimana strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak melalui hukuman di desa Ngunggaha kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung?
c. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi partisipan (observation participation), wawancara mendalam (interview indept), dokumentasi. Adapun data di analisis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah dipahami dan disimpulkan.
d. Teknik Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data (reduction), penyajian data (display data) dan conclusion drawing (verivikasi).
e. Pengecekan keabsahan data menggunakan: perpanjangan keikut sertaan, keajegan pengamatan, triangulasi sumber dan pembahasan sejawat.
f. Lokasi penelitian di desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Masih banyak generasi muda di desa tersebut yang masih jauh dari akhlakul karimah.
Setelah data dianalisis, maka penelitian ini menghasilkan: 1) Strategi orangtua dalam rangka mendidik akhlakul karimah anak usia dini melalui Uswatun Hasanah di desa Ngunggahan. Beberapa orangtua di desa Ngunggahan menggunakan uswatun hasanah sebagai cara untuk mendidik akhlakul karimah anak-anak mereka, orangtua tidak hanya mengajarkan bagaimana akhlakul karimah itu, tetapi orangtua juga memberikan contoh langsung perbuatan-perbuatan akhlakul karimah tersebut, 2) Strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak usia dini melalui nasehat di desa Ngunggahan, beberapa oragtua menggunakan nasehat dalam mendidik akhlakul karimah anak usia dini karena mereka menganggap bahwa anak mereka akan mudah di didik dengan cara nasehat tersebut, 3) strategi orangtua dalam mendidik akhlakul karimah anak usia dini melalui hukuman di desa Ngunggahan. Para orangtua yang menggunakan hukuman dalam mendidik akhlakul karimah anak usia dini karena mereka merasa bahwa cara itu adalah cara yang tepat untuk diterapkan kepada anak-anak mereka, hukuman adalah cara terakhir yang dipilih mereka saat cara-cara yang lain seperti uswatun hasanah dan nasehat tidak dapat diterapkan kepada anak mereka. Hukuman-hukuman kecil yang tidak menyiksa biasanya diberikan para orangtua
Tidak tersedia versi lain