/var/www/html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 440" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "1%" ]
Buku ini hendak memperkenalkan kepada pembaca terkait kelima pemikiran kritis kontemporer. Di buku ini, kelima pemikiran kritis kontemporer itu-Teori Kritis, Cultur Studies, Feminisme, Postkolonial dan Multikulturalisme- dijelaskan dalam bab tersendiri. Di buku ini juga dipaparkan persamaan (persinggungan) di antara masing-masing pemikiran kritis kontemporer itu. Ini agar pembaca dapat melihat …
Filsafat diawali dengan tanya dan disudahi dengan tanya pula. Tak ada kesudahan dalam filsafat. Tak ada finalitas. Tak ada kata akhir..Bahkan, setiap jawaban pada hakikatnya adalah pertanyaan yang selalu menunggu untuk diungkapkan. Klaim atas jawaban yang usai, mutlak, dan tertutup akan dengan sendirinya terbantah. Sebab, filsafat menolak semua klaim itu. Tidak adakah “sesuatu†yang…
JA:Kant's political Philosophy
Bibl.hlm.105-106