Sastra sebagai ilmu “pembaca†budaya akan banyak berhadapan tentang bagaimana manusia menciptakan sebuah karya sastra. Salah satu ranah kajian sastra yang bisa dikatakan sangat bersinggungan dengan manusia adalah antropologi sastra. Antropologi sastra barangkali terdengar asing di telinga kita, padahal sejatinya sastra diinspirasi kehidupan manusia yang notabene diutak-atik oleh ant…
Di Indonesia, law enforcement dapat diibaratkan bagi menegakkan benang basah. Berbagai persoalan, terutama korupsi menjadikan penegakkan hukum hanya slogan dan pidato kosong. Kenyataannya di lapangan menunjukkan hukum bukan lagi keadilan, tetapi hukum identik dengan “uangâ€. Hukum dan keadilan bisa dibeli. Akhirnya pengadilan tak ubahnya seperti balai lelang. Siapa yang menang tergan…
Memahami hukum tata negara membantu kita memahami sejarah bangsa ini dalam menyusun kerangka berbangsa dan bernegaranya yang juga terlibat di dalamnya aspek-aspek kekuasaan elit, kepentingan asing serta kepentingan-kepentingan lainnya yang tak jarang (bahkan selalu) menghambat kemajuan bangsa dan negara. Dengan demikian, pilihan untuk maju tidak lain adalah mengokohkan kedaulatan hukum yang sum…
Melaksanakan penelitian tentu merupakan hal yang biasa bagi para mahasiswa. Bukankah mereka merupakan bagian dari masyarakat intelektual yang memang dibekali dengan beragam ilmu dan teori penelitian?. Namun, mengapa selalu saja muncul kesulitan ketika mereka mengadakan penelitian?. Sedemikian sulitkah para mahasiswa kita mengadakan penelitian?. Bagaimana cara dan kiat agar para mahasiswa sukses…
Sistematika Metodologi sejarah ini telah mengalami perombakan total dari edisi pertama ke edisi kedua. Jika pada edisi pertama terdiri atas enam Bab, maka pada edisi kedua ini terdiri atas sembilan Bab. Bab I berisi “sejarah terminologi sejarah†(historia) yang umum dikenal di Barat maupun kemudian di Indonesia sendiri. Bab III, IV dan V adalah langkah-langkah metodis dengan masalah…
Kritik sastra sesungguhnya senada dengan orang sedang membuka jendela kaca. Tentu saja sebelum membuka, diperlukan kunci dan mungkin juga kacamata yang tepat. Jendela dunia ini sering masih tersamar, abu-abu dan belum transparan dalam karya sastra. Kaca di jendela pun ada yang terkena debu, ada yang tipis, tebal dan ada yang retak. Jendela kaca, telah banyak disingkap oleh beberapa ahli kritik…
Pendidikan Kewarganegaraan dapat dikatakan sebagai salah satu ujung tombak pendidikan karakter sehingga ia mempunyai peran yang besar dalam menentukan kualitas pendidikan di Indonesia. Pendidikan kewarganegaraan sejatinya bukan hanya mencakup pendidikan tentang hak dan kewajiban warga negara, melainkan moral dan etika. Atas dasar itulah maka pendidikan kewarganegaraan perlu mendapatkan perhatia…
Hakikat pengertian sejarah sesungguhnya hanya melihat dua hal, yakni: sejarah sebagai tulisan (history as written) dan sejarah sebagai kejadian (history as actuality). Buku ini memilih tujuan pengertian filsafat sejarah yang dikembangkan oleh Harry Ritter, R.G Colingwood, Karl R. Propper, Patrick Gardiner; Ibn Khaldun, W.H Wals, D.C Mulder, dan W.J van der Meulen yang tentu saja selalu berkaita…
Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai adanya seseorang yang pembicaraannya senantiasa berbelit-belit. Pembicaraan yang semacam ini biasanya tidak jelas pangkal ujungnya dan kalimat-kalimatnya banyak yang tidak gramatikal. Oleh karena itu, inti dari pembicaraannyapun sulit ditentukan. Fenomena lain menunjukkan bahwa ada seseorang yang apabila berbicara, pembicarannya sering terhenti di ten…
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan pendidikan yang mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika untuk membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Ini berarti 4 (empat) konsensus kebangsaan yang sebelumnya dikenal sebagai 4 (empat) pilar keb…